Buku Kimia 3B untuk SMA/MA Kelas XII yang ditulis oleh Michael Purba dan diterbitkan oleh Penerbit Erlangga pada tahun 2007 merupakan buku teks pelajaran sains yang sangat legendaris. Buku dengan ciri khas sampul dominan warna gelap/biru tua ini disusun secara khusus berdasarkan Kurikulum 2006 (KTSP / Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan).\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nPada era KTSP, buku pelajaran untuk kelas XII umumnya dipecah menjadi dua jilid terpisah dalam satu tahun ajaran: Seri A untuk Semester 1 dan Seri B untuk Semester 2. Oleh karena itu, buku Kimia 3B ini berfokus sepenuhnya pada materi yang diajarkan pada Semester Genap (Semester 2).\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nBerikut adalah detail spesifik mengenai buku tersebut:\\\\r\\\\n\\\\r\\\\n1. Informasi Bibliografi & Identitas Buku\\\\r\\\\nJudul Utama: Kimia untuk SMA Kelas XII Jilid 3B\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nPenulis: Michael Purba\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nPenerbit: Erlangga\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nTahun Terbit: 2007\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nStandar Kurikulum: KTSP 2006 (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan)\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nSasaran Pembaca: Siswa SMA/MA Kelas 12 Peminatan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Semester 2.\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nFormat Ciri Khas: Buku ini terkenal dengan tata letak dua kolom, kertas yang berkualitas pada zamannya, serta skema visual molekul yang berwarna-warni di antara teks materi.\\\\r\\\\n\\\\r\\\\n2. Karakteristik & Gaya Penulisan Michael Purba\\\\r\\\\nBuku karya Michael Purba edisi 2007 ini memiliki cetak biru (blueprint) penulisan yang sangat disukai oleh guru dan siswa pada masanya:\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nPendekatan Konsep Deduktif: Materi diawali dengan definisi konsep secara teoritis, diikuti dengan analogi sederhana, lalu masuk ke rumus molekul atau mekanisme reaksi.\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nStrategi Pemecahan Masalah (Problem Solving): Terdapat kolom khusus di setiap sub-bab yang memberikan panduan langkah demi langkah cara menyelesaikan soal (Mari Menyelesaikan Masalah).\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nKegiatan Laboratorium (Praktikum): Petunjuk eksperimen yang disajikan sangat aplikatif dan dirancang sesuai dengan ketersediaan alat/bahan laboratorium sekolah di Indonesia pada tahun 2000-an.\\\\r\\\\n\\\\r\\\\n3. Struktur Isi & Pokok Bahasan Semester 2 (Kimia 3B)\\\\r\\\\nKarena materi kimia fisik (Sifat Koligatif Larutan dan Elektrokimia) serta Kimia Unsur sudah dihabiskan di jilid 3A (Semester 1), maka Jilid 3B ini didedikasikan penuh untuk Kimia Organik (Senyawa Karbon) dan Makromolekul/Biokimia.\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nGaris besar materi yang dibahas meliputi:\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nBab 1: Struktur, Tata Nama, Sifat, dan Kegunaan Senyawa Karbon (Turunan Alkana)\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nPengenalan Gugus Fungsi senyawa karbon.\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nPembahasan mendalam (Tata nama IUPAC & Trivial, Isomer, Sifat Fisik/Kimia, Reaksi Pembuatan, serta Kegunaan) dari 7 golongan senyawa turunan alkana:\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nHaloalkana (Alkil Halida)\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nAlkanol (Alkohol)\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nAlkoksi Alkana (Eter)\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nAlkanal (Aldehid)\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nAlkanon (Keton)\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nAsam Alkanoat (Asam Karboksilat)\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nAlkil Alkanoat (Ester)\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nJenis-jenis reaksi organik dasar: Substitusi, Adisi, Eliminasi, dan Oksidasi senyawa karbon.\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nBab 2: Benzena dan Turunannya\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nStruktur resonansi Benzena (Struktur Kekule) dan sifat aromatiknya.\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nTata nama senyawa turunan benzena baik monosubstitusi maupun disubstitusi (orto, meta, para).\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nReaksi-reaksi pada benzena (Substitusi Elektrofilik: Halogenasi, Nitrasi, Sulfonasi, Alkilasi Friedel-Crafts).\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nKegunaan senyawa turunan benzena dalam industri dan kehidupan (Fenol sebagai antiseptik, Toluena/TNT sebagai bahan peledak, Asam Salisilat/Aspirin sebagai obat, dll).\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nBab 3: Polimer (Makromolekul Sintetis)\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nPengertian polimer, monomer, dan derajat polimerisasi.\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nPenggolongan polimer berdasarkan asal (alami & sintetis) dan sifat terhadap panas (termoplas & termoseting).\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nReaksi pembentukan polimer: Polimerisasi Adisi (contoh: Polietilena, PVC, Teflon) dan Polimerisasi Kondensasi (contoh: Nilon, Bakelit, Dakron).\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nBab 4: Biomolekul (Karbohidrat, Protein, dan Lipida)\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nKarbohidrat: Penggolongan monosakarida (glukosa, fruktosa, galaktosa), disakarida (sukrosa, maltosa, laktosa), dan polisakarida (amilum, selulosa, glikogen) beserta uji identifikasinya (Uji Molisch, Fehling, Benedict, Iodium).\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nProtein: Struktur asam amino, pembentukan ikatan peptida, struktur protein, dan uji identifikasi protein (Uji Biuret, Xanthoproteat, Timbal Asetat).\\\\r\\\\nLipida/Lemak: Struktur lemak dan minyak, perbedaan asam lemak jenuh dan tak jenuh, serta reaksi penyabunan (Saponifikasi).